Penyebab Perut Bisa Buncit

 
Penyebab Perut Bisa Buncit
Nesianews.com - Sekalipun tubuh tidak terlihat gemuk dan besar, namun mengapa perut bisa saja terlihat buncit, baik bagi mereka yang memiliki tubuh kurus sekalipun. Selain membuat cepat lelah saat bergerak, perut buncit juga sangat merusak penampilan. Apa sih yang menyebabkan perut menjadi buncit ini?

Ini dia beberapa penyebab yang membuat perut menjadi buncit.

1. Keturunan

Menurut seorang ahli kesehatan, dr. Selfie C. Rijal, perut buncit bisa disebabkan karena faktor keturunan. “Faktor keturunan dari orang tua umumnya sulit dihilangkan,” tuturnya.

2. Penuaan

Seiring bertambahnya usia seseorang, produksi hormon dehydroepiandrosterone (DHEA) pun mulai mengalami penurunan. Berdasarkan penelitian yang dilakukan dalam Harvard Women’s Health Watch, ditemukan jika penurunan hormon DHEA ini mengakibatkan peningkatan akumulasi lemak di perut.

3. Konsumsi

Makanan dan minuman yang kamu pilih juga dapat menyebabkan perut menjadi buncit. Seperti misalnya berbagai makanan dan minuman yang mengandung soda, gula tinggi, dan alkohol sangat memicu otot menjadi kendur dan perut menjadi buncit.

Begitu juga dengan makanan cepat saji yang pada umumnya mengandung kalori dan lemak yang tinggi, yang dapat memicu untuk menggelembungkan bentuk perut kamu.

4. Tembakau

Bertambah satu lagi alasan untuk berhenti merokok. Tembakau dapat merusak kerja pencernaan kamu. Kebanyakan orang merokok setelah mereka selesai makan, hal ini pun membuat perut terasa kembung karena kerja pencernaan yang terganggu.

5. Stress

Kondisi psikologis seseorang sangat mempengaruhi kesehatan. Fungsi organ tubuh, seperti pencernaan pun ikut terganggu. Stress dapat membuat kamu merasa kenyang dan menghilangkan selera makan. Hal ini pun menimbulkan masalah kemampuan tubuh dalam menyimpan lemak, dan perut pun akan terlihat lebih mengembung.

Sebaiknya mulailah untuk lebih rileks dan bernafas secara perlahan dan dalam untuk menghindarinya. Seseorang yang lebih rentan terkena stress biasanya memiliki lemak perut berlebih, sekalipun mereka tidak memiliki kelebihan berat badan.

6. Perubahan hormon

Perubahan hormon apat menyebabkan penurunan dan produksi hormon tertentu yang mempengaruhi peningkatan lemak di perut. Perubahan ini seringkali terjadi saat menopause.

7. Asupan karbohidrat

Berbagai asupan karbohidrat berlebih, seperti makan nasi dengan mie, bihun, atau panganan lainnya yang terbuat dari bahan dasar tepung membuat asupan karbohidrat lebih dari yang dibutuhkan oleh tubuh.

Kelebihan asupan karbohidrat ini akan disimpan dalam tubuh dalam bentuk lemak. Dan tempat yang paling sering digunakan untuk menyimpannya adalah di rongga-rongga antar organ di dalam perut.

8. Kurang olahraga

Kurangnya aktivitas fisik juga sangat memicu perut buncit. Sebaiknya lakukan olahraga yang membantu membentuk perut hingga mendapatkan bentuk yang lebih proposional dan indah.

Bagaimana dengan mitos yang menyebutkan perut menjadi buncit jika kamu langsung tidur setelah selesai makan? Mitos tersebut benar adanya.

Hal tersebut terjadi karena proses pencernaan lambung terganggu dan tidak dapat bekerja dengan baik apabila kamu langsung tertidur setelah selesai makan.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال